TEMPAT WISATA FAVORIT DI VIETNAM

halong

Selain Singapura, Malaysia dan Thailand, salah satu negara yang digemari wisatawan Indonesia untuk berlibur adalah Vietnam. Vietnam juga menjadi salah satu destinasi favorit para turis mancanegara di Asia Tenggara. Yang membuat para wisatawan tertarik dengan Vietnam adalah hamparan hijau sawahnya di utara, delta sungai mekong di selatan, sampai kota bersejarah Ho Chi Min City.

Bila Anda berencana untuk menjadikan Vietnam sebagai salah satu destinasi liburan, kali ini kami akan merekomendasikan 5 tempat wisata di Vietnam yang patut Anda kunjungi. Simak yuk!

  Halong Bay

Halong BayTeluk Halong adalah salah satu spot yang paling oke dan wajib ditelusuri bila ke Vietnam. Bagi yang senang dengan wisata alam, teluk satu ini adalah tempat yang pas untuk menikmati segala gua, formasi batuan yang indah, dan pulau kapur yang memesona. Panorama yang cantik tentu boleh menjadi alasan lain untuk datang dan berlama-lama di lokasi ini karena memang tempaan angin dan airlah yang mampu membuat wisata ini begitu luar biasa. Demi menjelajah pulau secara memuaskan, silakan untuk menyewa perahu tradisional atau kayak; namun, ada juga tur yang bisa diikuti jika tidak ingin menelusuri tempat ini sendirian.

  • Pengunjung yang ingin mengunjungi Teluk Halong akan dikenakan VND 150,000 atau sekitar Rp 91 ribu.
  • Pengunjung akan dikenakan mulai dari VND 30,000 hingga VND 50,000 atau sekitar Rp 18 ribu sampai Rp 30 ribu untuk tiket masuk setiap destinasi di Teluk Halong.

War Remnants Museum

War Remnants MuseumMuseum lainnya yang bisa dikunjungi selama berada di Vietnam adalah War Remnants Museum di mana dulunya lebih dikenal dengan nama Museum of Chinese and American War Crimes. Museum ini lebih terkenal di kalangan para turis Barat karena memang ada sisi kebrutalan masa perang yang coba disajikan oleh museum ini. Yang menjadi fokus di museum ini adalah dokumenasi kekejaman selama perang, hanya memang orang Barat jarang sekali mendengar secara langsung dari korban aksi militer Amerika Serikat yang menceritakan kisah mereka sendiri.

Bukan hanya dokumentasi kekejaman Amerika yang digambarkan oleh museum ini, namun segala kendaraan dan fasilitas perang yang digunakan pada masa lampau pun turut dipertontonkan, seperti halnya senjata infanteri, bom, artileri, dan kendaraan berlapis baja. Beberapa artifak juga ada di museum ini dan yang dipamerkan ke pengunjung adalah yang paling ikonik dari peralatan perang Perancis, yaitu ‘kandang harimau’ yang tidak memiliki perikemanusiaan sebab dulunya digunakan untuk tempat para komunis Vietnam yang dipenjara.

Ketika beralih ke lantai atas, ada Pameran Requiem dan memang sengaja diatur dengan sangat luar biasa rapi oleh Tim Page yang merupakan seorang fotografer perang legendaris. Koleksi pameran ini berisi karya-karya dari para fotografer yang terbunuh di medan perang atau selama masa konflik di masa lampau.

  • Pengunjung dikenakan: VND 15,000 atau sekitar Rp 9 ribu.
  • Jam operasi dari museum ini adalah dari jam setengah 8 pagi hingga siang, lalu disambung lagi dari jam setengah 2 siang sampai jam 5 sore.

 Kota Tua Hoi An

Kota Tua Hoi An...Jika senang mengunjungi sebuah kota tua, di Vietnam ada Hoi An yang sangat menakjubkan. Kota ini pun penuh sejarah karena termasuk pelabuhan perdagangan yang menjadi penghubung antara Eropa dan Asia selama 17 abad walau memang akhirnya kota perdagangan tidak berada di Hoi An lagi. Kota tua ini tetap menawan meski sudah tidak seaktif jaman dulu dan tempat ini sangat pas bagi para wisatawan yang memiliki ketertarikan terhadap jalanan bangunan-bangunan klasik.

Bangunan yang bisa dinikmati saat menelusuri kawasan kota tua Hoi An, antara lain adalah kanal-kanal Perancis, serta bangunan-bangunan lama yang didirikan oleh Cina dan Jepang. Semuanya itu masih sangat kokoh dan atraktif. Karena Hoi An sejak tahun 1999 sudah masuk ke dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO, maka tidak ada salahnya datang ke lokasi ini. Sungai Hoi An adalah situs yang juga tidak boleh dilewatkan.

Rupanya, Vietnam tidak hanya memiliki bangunan kuil dan wisata alam yang menakjubkan, masih ada juga museum-museum sejarah yang akan membawa wawasan Anda lebih meningkat. Demikianlah daftar rekomendasi tempat wisata di Vietnam yang bisa dipertimbangkan ketika Anda memiliki rencana untuk menjelajah negara beribu kota Hanoi ini.

 

 

CU CHI TUNNELS

Cu Chi Tunnels, Wisata Vietnam

Cu Chi Tunnels merupakan tempat wisata di Vietnam yang terletak di Kota Saigon. Cu Chi Tunnels merupakan terowongan yang dibuat pada masa perang antara Vietnam dan Amerika. Terowongan ini sengaja dibuat sempit supaya orang Vietnam yang kecil-kecil saja yang bisa masuk. Cu Chi Tunnels merupakan tempat pertahanan gerilyawan Vietnam pada waktu itu. Sekarang ini Cu Chi Tunnels menjadi tempat wisata yang terkenal di Vietnam. Setiap pengunjung akan diajak merangkak masuk ke dalam terowongan ini. Sayang yang badannya gede gak bisa masuk.

SUNGAI MEKONG

Tempat Wisata Vietnam

Sungai Mekong merupakan tempat wisata di Vietnam yang berupa wisata air. Sungai Mekong atau Delta Mekong di Vietnam mempunyai warna yang kecoklatan karena memang banyak mengandung lumpur. Dari Pulau Mekong kamu bisa mengunjungi beberapa pulau yang ada di sekitar Delta Mekong, diantaranya adalah Pulau Phoenix, Pulau Dragon, Pulau Unicorn dan Pulau Turtle. Pada saat malam, kamu bisa menyusuri Sungai Mekong dengan kapal feri dan menikmati hidangan khas Vietnam di temani dengan pertunjukan tari tradisional, hmm asik pokoknya.

Ho Chi Minh City Hall

Ho Chi Mint City HallHo Chi Minh City Hall merupakan tempat wisata keenam yang dapat dikunjungi apabila Anda datang ke Ho Chi Minh City (HCMC), Vietnam. Sebutan singkat untuk tempat yang satu ini ialah City Hall. Yang mana, bangunan ini awalnya bernama Hotel de Ville Saigon. City Hall dibangun pada tahun 1902 hingga 1908 pada masa penjajahan French Colonial. Yang menarik di tempat ini ialah lampu-lampu di bagian luar gedung yang dinyalakan pada malam hari sehingga mampu memberikan iluminasi cahaya yang unik. Sedangkan untuk bagian dalamnya sendiri tidak dibuka untuk public, jadi Anda hanya bisa menikmati bagian luarnya saja. Namun tetap saja menarik untuk dilihat apabila Anda mempunyai kesempatan untuk berkunjung ke Ho Chi Minh City (HCMC).

Selain itu, pengunjung yang datang biasanya menikmati bagian taman dan patung Uncle Ho di sekitar bangunan utama. City Hall sendiri terletak di ujung Nguyen Hue Street (Le Thanh Ton Street), di mana bisa dikunjungi setiap harinya.

Saigon Central Mosque

Saigon Central MosqueSaigon Central Mosque merupakan tempat wisata ketujuh yang dapat dikunjungi apabila Anda datang ke Ho Chi Minh City (HCMC), Vietnam. Bangunan ini merupakan sebuah masjid yang ada di Ho Chi Minh City, Vietnam. Masjid yang bernama asli Jamia Al Muslimin Mosque ini dibangun pada tahun 1935 sebagai tempat beribadah bagi para Muslim India yang tinggal di Saigon. Saat ini, masjid ini sering dikunjungi oleh wisatawan Muslim yang bermaksud untuk melakukan ibadah sekaligus beristirahat di tengah hiruk-pikuk kesibukan Saigon.

Masjid ini terletak di Dong Du Street, sekitar satu kilometer di sebelah utara Ben Thanh Market. Meskipun bangunannya terlihat sederhana, namun masjid ini terawat dengan baik sehingga masih berdiri kokoh dan bisa digunakan sampai sekarang. Kawasan sekitarnya memang berupa bangunan-bangunan besar yang merupakan pusat bisnis di Saigon sejak dulu. Namun justru itulah yang menjadikan lokasi masjid ini sangat strategis di tengah Ho Chi Minh City (HCMC). Selain itu, di sekitaran masjid juga tersedia berbagai macam restoran khusus umat Muslim yang menyediakan makanan halal. Bagi Anda umat Muslim yang datang ke Ho Chi Minh City, sempatkanlah untuk mengunjungi masjid bersejarah ini, terutama untuk melakukan ibadah. Sangat disayangkan apabila Anda tidak sempat mengunjunginya.

Saigon Notre-Dame Basilica

Saigon Notre-Dame BasilicaSaigon Notre-Dame Basilica merupakan tempat wisata kedelapan yang dapat dikunjungi apabila Anda datang ke Ho Chi Minh City (HCMC), Vietnam. Bangunan ini merupakan sebuah Cathedral atau gereja yang ada di Ho Chi Minh City, Vietnam. Gereja ini dibangun pada tahun 1863 hingga 1880 pada masa Kolonial Perancis. Bangunan ini memiliki dua buah tower dengan tinggi 58 meter, di mana hamper semua materialnya termasuk material gereja sendiri didatangkan dari Perancis. Meskipun juga digunakan beberapa material lokal untuk melakukan renovasi gereja akibat peperangan. Status Basilica sendiri dianugerahkan oleh Pope John XXIII pada tahun 1962, di mana sebelum itu geraja tersebut bernama Saigon Notre-Dame.

Gereja ini terletak di Han Thuyen Street, yang bisa Anda kunjungi khususnya umat Katholik, kecuali akhir pecan karena memang digunakan khusus untuk beribadah umat Katholik. Bangunan gereja ini memiliki gaya arsitektur Romanesque yang sangat menarik hingga seringkali digunakan para wisatawan asing sebagai tempat untuk berfoto atau mengambil gambar.

Giac Lam Pagoda

Giac Lam PagodaGiac Lam Pagoda merupakan tempat wisata kesembilan yang dapat dikunjungi apabila Anda datang ke Ho Chi Minh City (HCMC), Vietnam. Sesuai namanya, yaitu Giac Lam Pagoda, bangunan ini merupakan kuil yang ada di Ho Chi Minh City, Vietnam. Kuil ini merupakan kuil umat Budha tertua yang ada di Saigon. Giac Lam Pagoda dibangun pada tahun 1744 dan dimasukkan ke dalam historical site oleh Vietnamese Department of Culture pada tahun 1988.

Lokasi kuil ini tepatnya berada di 118 Lac Long Quan, Tan Binh District, di mana dalam kuil ini terdapat stupa bertingkat tujuh yang berbentuk heksagonal (segi enam) dengan tinggi 32 meter. Sedemikian sehingga menjadikan kuil ini sebagai stupa kuil Budha tertinggi yang ada di Saigon.

Ben Thanh Market

Ben Thanh MarketBen Thanh Market merupakan tempat wisata kesepuluh yang dapat dikunjungi apabila Anda datang ke Ho Chi Minh City (HCMC), Vietnam. Tempat wisata yang satu ini merupakan kawasan pasar yang ada di Ho Chi Minh City, Vietnam. Yang mana, pasar ini merupakan pasar terbesar dan tertua yang ada sejak abad ke-17 di Saigon dengan nama lokalnya Cho Ben Thanh. Pasar ini terletak di District 1 dengan ciri khas yang dimilikinya, yaitu Clock Tower di bagian pintu masuk. Tempat ini sangat cocok Anda jadikan sebagai tempat berbelanja dan berwisata kuliner makanan-makanan khas khususnya Ho Chi Minh City dan Vietnam pada umumnya. Sehingga tak heran apabila kebanyakan para wisatawan yang datang ke pasar ini biasanya berburu handicraft (kerajinan tangan) lokal, tekstil, souvenir, dan kuliner-kuliner lokal. Karena sistemnya merupakan pasar, maka pembeli bebas melakukan tawar-menawar harga dengan penjual.

Selain itu, di sebelah pasar ini juga terdapat beberapa toko yang merupakan toko miliki Ben Thanh Group, di mana terkenal lebih murah harga barang-barangnya jika dibandingkan dengan yang ada di pasar. Bagi Anda yang tidak bisa berbahasa lokal, jangan khawatir karena sebagian penjual di pasar ini juga menguasai bahasa Internasional, yaitu bahasa Inggris. Beberapa oleh-oleh yang terkenal dan biasanya dibawa pulang oleh para wisatawan ialah kopi dan manisan buah khas Vietnam.

Saigon River

Saigon RiverSaigon River merupakan tempat wisata kesebelas yang dapat dikunjungi apabila Anda datang ke Ho Chi Minh City (HCMC), Vietnam. Saigon River merupakan sebuah sungai yang berhulu di Kamboja, di mana sungai ini sudah menjadi bagian penting kehidupan masyarakat Ho Chi Minh City (HCMC) sejak ratusan tahun yang lalu. Hal ini dikarenakan sungai Saigon tidak hanya dijadikan sebagai sumber air, tetapi juga merupakan jalur perdagangan yang sudah ada sejak kota ini berdiri. Bahkan sampai saat ini, pelabuhan di sungai Saigon masih menjadi dermaga terpenting di Vietnam.

Taman Kota

taman kotaTaman Kota merupakan tempat wisata keduabelas yang dapat dikunjungi apabila Anda datang ke Ho Chi Minh City (HCMC), Vietnam. Hal ini dikarenakan rata-rata taman kota yang berada di tengah kota di Ho Chi Minh City (HCMC) memiliki luas yang cukup besar dan ramai dikunjungi oleh para pengunjung, baik penduduk lokal maupun para wisatawan. Sehingga tidak heran apabila Ho Chi Minh City (HCMC) merupakan kota metropolitan yang ada di Negara Vietnam.

Salah satu yang menjadi keunikan beberapa taman kota di Ho Chi Minh City (HCMC) ini ialah keramaiannya yang berlangsung hampir setiap malam di setiap harinya. Contohnya ialah taman kota yang berada di dekat Ben Thanh Market, di mana setiap malamnya akan ada 4 hingga 6 komunitas yang melakukan kreativitas di taman kota tersebut, seperti komunitas menari, kelompok anak-anak mudah yang berlatih bela diri maupun kelompok orang-orang tua (manula) yang sedang berolahraga. Sedangkan di siang harinya biasanya taman ini hanya berisi orang-orang yang beristirahat sejenak dari panasnya matahari kota atau orang-orang yang berkumpul bersama sambil menyantap makan siang.

Demikian beberapa tempat wisata di Ho Chi Minh City, Vietnam. Namun selain tempat-tempat wisata tersebut, Ho Chi Minh City juga terkenal sebagai kota kuliner di Vietnam. Yang mana, selain bisa merasakan masakan khas Vietnam, di kota ini Anda juga bisa menikmati makanan khas global yang berasal dari berbagai Negara, seperti India, Italia, Brazil, Jepang, Meksiko, Lebanon, dan Jerman.

Namun bisa dikatakan bahwa dari itu semua masihlah restoran Perancis yang banyak digemari sebagai kuliner asing di Ho Chi Minh City (HCMC). Di samping itu, warisan Perancis dapat terlihat dari banyaknya jumlah kafe yang tersebar hampir di seluruh kota Ho Chi Minh. Tetapi sebenarnya sangat disayangkan apabila Anda tidak mencoba berbagai makanan khas Ho Chi Minh City (HCMC) dan Vietnam yang menjamur di Ben Thanh Market, terutama pada malam hari. Tertarik untuk mencoba? Silahkan datang ke Ho Chi Minh City, Vietnam. Selamat mencoba!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.